Sunday, August 23, 2015

Pengertian dan Jenis-jenis Bank di Indonesia


Bank merupakan lembaga keuangan yang fungsi utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk tabungan, giro, deposito dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit. Keberadaan Bank di Indonesia diatur oleh peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI) serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang artinya Bank dalam melakukan kegiatan bisnisnya tidak dapat semena-mena tetapi harus sesuai dan mengkitu ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan.

Banyak sekali Bank yang beroperasi di Indonesia yang jumlahnya sekitar ratusan, dimana jumlah Bank yang banyak tersebut terdiri dari berbagai jenis Bank, baik berdasarkan fungsi, kepemilikan, prinsip operasionalnya, ruang lingkup operasional kerjanya.

Untuk Anda yang ingin mengetahui mengenai pengertian perbankan dan jenis-jenis perbankan, berikut ini penjelasannya/:

Pengertian
Berdasarkan Undang-undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan:
•  Perbankan adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya.


•  Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.
•  Bank Sentral adalah bank dengan tugas pokok membantu pemerintah dalam mengatur, menjaga dan memelihara kesetabilan nilai rupiah, memelihara cadangan devisa, mengawasi aktivitas perbankan, memelihara rekening perbankan guna meningkatkan taraf hidup rakyat.
•  Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Berdasarkan Undang-undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah:
•  Perbankan Syariah adalah segala sesuatu yang menyangkut tentang Bank Syariah dan Unit Usaha Syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya.
•  Bank Konvensional adalah Bank yang menjalankan kegiatan usahanya secara konvensional dan berdasarkan jenisnya terdiri atas Bank Umum Konvensional dan Bank Perkreditan Rakyat.
•  Bank Syariah adalah Bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan Prinsip Syariah dan menurut jenisnya terdiri atas Bank Umum Syariah dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah.

Jenis-jenis Bank
Jenis-jenis Bank dapat dibedakan berdasarkan prinsip kegiatan usahanya:
1.  Bank Konvensional
Berdasarkan fungsinya, Bank Konvensional dapat dibedakan menjadi:
a.  Bank Umum Konvensional yaitu Bank yang menjalankan kegiatan usahanya secara konvensional yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
b.  Bank Perkreditan Rakyat yaitu Bank yang menjalankan kegiatan usahanya secara konvensional yang dalam kegiatan usahanya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
2.  Bank Syariah
Berdasarkan fungsinya, Bank Syariah dapat dibedakan menjadi:
a.  Bank Umum Syariah yaitu bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
b. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah yaitu bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran

Yang dimaksud dengan kegiatan memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran adalah sebagai berikut:
a.  Transfer LLG atau RTGS yaitu pemindahbukuan dana antar bank dengan jumlah tertentu sesuai dengan perintah nasabah.
b.  Inkaso yaitu kegiatan jasa bank untuk melakukan amanat pihak ketiga berupa penagihan cek, wesel dan surat utang lainnya kepada seseorang atau badan tertentu di kota lain/berbeda wilayah kliring.
c.  Bank Garansi adalah kredit non tunai dengan jumlah tertentu yang dikeluarkan oleh bank atas permintaan debitur untuk menjamin pihak lain apabila debitur cedera janji.
d.  Letter of Credit adalah surat pernyataan yang dikeluarkan oleh bank penerbit atas permintaan pembeli yang ditunjukan kepada penjual, bahwa bank akan membayar sejumlah uang tertentu apabila syarat-syarat yang ditetapkan dalam L/C terpenuhi.
e.  Kliring adalah suatu proses penyelesaian hutang piutang antara bank yang satu dengan bank yang lain dalam suatu wilayah tertentu.
f.  Safe Deposit Box adalah jasa penitipan surat-surat atau barang-barang berharga, dimana nasabah akan membayar sejumlah uang tertentu kepada bank atas jasa penitipan tersebut.
g.  ATM (Automatic Teller Machine) adalah mesin yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai transaksi keuangan tunai dan non tunai (tarik tunai, setor tunai, transfer uang, pembayaran tagihan, pembelian voucher pulsa,dll) dengan menggunakan media kartu ATM.
h.  EDC (Electronic Data Capture) adalah mesin yang digunakan untuk transaksi keuangan non tunai dengan menggunakan media kartu ATM/kartu debet maupun kartu kredit, di merchant yang telah bekerjasama dengan bank.

Untuk kegiatan jasa dalam lalu lintas pembayaran tersebut dapat berubah sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat indonesia.

Jenis-jenis Bank berdasarkan kepemilikannya:
1.  Bank Pemerintah (Persero) adalah bank umum yang didirikan oleh badan hukum pemerintah indonesia serta sepenuhnya dimiliki oleh pemerintah indonesia.
Contoh: Bank BTN, Bank Mandiri, Bank BRI, Bank BNI
2.  Bank Campuran adalah bank umum yang didirikan oleh satu bank umum atau lebih yang berkedudukan di Indonesia dan didirikan oleh warga negara Indonesia yang dimiliki sepenuhnya oleh warga negara Indonesia dengan satu bank atau lebih yang berkedudukan di luar negeri (joint venture).
Contoh: Bank CIMB NIAGA, Bank OCBC NISP, Bank UOB Indonesia, Bank ANZ Indonesia
3.  Bank Swasta Nasional adalah bank umum yang didirikan oleh badan hukum swasta yang berkedudukan di Indonesia dan didirikan serta dimiliki sepenuhnya oleh warga negara Indonesia.
Contoh: Bank BCA, Bank Pundi Indonesia, Bank Mega, Bank Bukopin
4.  Bank Swasta Asing adalah bank umum yang didirikan badan hukum asing yang berkedudukan di luar negeri dan didirikan serta di miliki sepenuhnya oleh warga negara asing.
Contoh: Standard Chartered Bank, The Hongkong & Shanghai B.C (HSBC)


Apabila Anda ingin mengetahui juga tentang materi perbankan lainnya, silakan klik (Pengertian dan Pembahasan). Atau jika Anda ingin mengetahui cara menggunakan SMS Banking, Mobile Banking, Internet Banking Bank yang ada di Indonesia, silakan klik (e-Banking).

Itulah informasi yang dapat saya berikan mengenai pengertian dan jenis-jenis Bank di Indonesia, semoga artikel ini dapat membantu dan menambah wawasan Anda. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya, silahkan tinggalkan komentar.