Thursday, March 24, 2016

Penjelasan Mengenai Lembar Tagihan Kartu Kredit


Bank menghadirkan berbagai produk perbankan untuk nasabah, salah satunya adalah kartu kredit. Menurut peraturan Bank Indonesia, Kartu Kredit adalah alat pembayaran dengan menggunakan kartu (APMK) yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaan dan/atau untuk melakukan penarikan tunai, dimana kewajiban pembayaran Pemegang Kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh Acquirer atau Penerbit, dan Pemegang Kartu berkewajiban untuk melakukan pembayaran pada waktu yang disepakati baik dengan pelunasan secara sekaligus (charge card) ataupun dengan pembayaran secara angsuran.

Kartu kredit merupakan alat pembayaran yang praktis untuk digunakan, karena dengan menggunakan kartu kredit, nasabah tidak perlu membawa uang tunai untuk melakukan transaksi pembelanjaan di merchant yang telah bekerjasama dengan bank, tetapi hanya cukup dengan menggesekan kartu kredit ke mesin EDC yang ada di merchant.

Kartu kredit sudah menjadi sebuah keharusan untuk dimiliki atau bahkan mungkin boleh dibilang sebuah gaya hidup untuk orang-orang yang berpenghasilan menengah ke atas, terutama masyarakat yang tinggal di kota-kota besar. Karena pada umumnya masyarakat yang tinggal di kota-kota besar memiliki mobilitas tinggi dan waktu yang sibuk, sehingga transaksi menggunakan kartu kredit menjadi pilihan karena praktis, aman dan nyaman.

Setiap satu bulan sekali, pemegang kartu kredit akan diberi lembar tagihan oleh bank/penerbit kartu kredit yang ditujukan ke alamat rumah/alamat kantor atau email masing-masing pemegang kartu. Untuk Anda yang baru mempunyai kartu kredit dan baru pertama kali menerima lembar tagihan atau ingin mengetahui lembar tagihan kartu kredit, berikut ini adalah contoh lembar tagihan kartu kredit yang akan dijelaskan berdasarkan nomor yang tercantum pada gambar dibawah ini:


1. Nomor Kartu Kredit
Merupakan nomor yang diberikan khusus bagi pemegang kartu kredit. Setiap pemegang kartu kredit memiliki nomor tersendiri sehingga berbeda dengan pemegang kartu kredit yang lain. Fungsi dari nomor kartu kredit ini yaitu pada saat pemegang kartu akan melakukan pembayaran kartu kredit, maka cantumkan nomor kartu kredit tersebut.

2. Tanggal Tagihan/Cetak
Merupakan tanggal pencetakan lembar tagihan. Semua transaksi yang diterima dan dibukukan setelah tanggal pencetakan Lembar Tagihan bulan sebelumnya hingga tanggal pencetakan Lembar Tagihan bulan tersebut akan ditagih pada LembarTagihan bulan berjalan.

3. Tanggal Jatuh Tempo
Tanggal tersebut menunjukan bahwa pemegang kartu harus melakukan pembayaran tagihan sebelum tanggal jatuh tempo atau maksimal pada saat jatuh tempo. Pembayaran jangan sampai melebihi tanggal jatuh tempo karena akan dikenakan bunga dan denda keterlambatan. Pada contoh diatas, tanggal jatuh tempo adalah 20 hari sejak Tanggal Tagihan. Tetapi untuk kartu kredit bank lain, tanggal jatuh tempo biasanya 15 hari dari Tanggal Tagihan/Cetak.

4. Total Tagihan
Merupakan total tagihan setelah dihitung semua transaksi yang terjadi sampai dengan tanggal tagihan/cetak. Total tagihan ini adalah jumlah tagihan yang harus dibayar apabila ingin melakukan pembayaran secara sekaligus.

5. Pembayaran Minimal
Merupakan jumlah minimal pembayaran yang harus dibayar yaitu sebesar 10% dari total tagihan atau Rp 50.000,- (jumlah mana yang lebih besar). Bila pemakaian Kartu Kredit Anda melampaui batas kredit, maka jumlah kelebihan tersebut akan ditambahkan pada pembayaran minimal. Dalam contoh diatas total tagihan Rp 315.526, maka pembayaran minimalnya sebesar Rp 31.552. Karena pembayaran minimal lebih kecil dari Rp 50.000, maka untuk pembayaran minimalnya sebesar Rp 50.000

6. Nama dan Alamat Tagihan Pemegang Kartu
Nama dan alamat tagihan pemegang kartu tercantum di kolom tersebut. Pastikan nama dan alamat tagihan sudah tercetak dengan benar pada kolom ini. Segera hubungi call center bank/penerbit kartu jika terjadi kesalahan nama dan alamat tagihan yang tercantum. Jika pemegang kartu pindah alamat, segera lakukan pengkinian data dengan cara isi dan kirimkan formulir perubahan informasi alamat yang terdapat di balik Lembar Tagihan atau dapat meminta dengan menghubungii call center bank/penerbit kartu kredit.

7. Tanggal Transaksi
Tanggal transaksi merupakan tanggal terjadinya setiap transaksi yang dilakukan oleh pemegang kartu.

8. Tanggal Pembukuan
Tanggal saat transaksi dibukukan oleh bank/penerbit kartu ke dalam rekening kartu kredit pemegang kartu. Setiap transaksi pembelanjaan kartu kredit akan dibukuan 1-2 hari kerja. Untuk pembayaran tagihan melalui menu pembayaran di ATM, biasanya akan dibukukan selama 2 hari kerja dari tanggal pembayaran. Jika pembayaran ingin dibukukan di hari yang sama, maka gunakan pembayaran kartu kredit dengan menu transfer. Tetapi tidak semua bank/penerbit kartu dapat melakukan pembayaran kartu kredit dengan menu transfer.

9. Keterangan
Kolom keterangan di dalam lembar tagihan ini mencantumkan rincian transaksi yang terjadi baik berupa pembelanjaan, penarikan tunai, pembayaran maupun biaya-biaya administrasi lainnya.

10. Jumlah Transaksi
Jumlah nilai dari setiap transaksi dan total nilai transaksi yang terjadi baik berupa pembelanjaan, penarikan tunai, pembayaran maupun biaya-biaya administrasi lainnya.

11. Tagihan Sebelumnya
Merupakan total tagihan pada lembar tagihan bulan sebelumnya.

12. Pembayaran
Merupakan pembayaran yang telah dilakukan oleh pemegang kartu untuk tagihan bulan sebelumnya

13. Bunga dan Biaya Transaksi
Jumlah nilai transaksi yang dilakukan pada periode sebelum Tanggal Tagihan atau sebelum dicetaknya lembar tagihan.

14. Batas Kredit
Merupakan batas kredit maksimum yang diberikan oleh bank/penerbit kartu yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi oleh pemegang kartu.

15. Batas Tarik Tunai
Merupakan batas maksimum yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi penarikan dana tunai (Cash Advance). Setiap melakukan transaksi penarikan dana tunai akan dikenakan bunga penarikan dana tunai yang ditentukan oleh bank.

16. Sisa Kredit
Merupakan jumlah sisa kredit yang masih tersedia dan dapat digunakan untuk transaksi sampai dengan tanggal tagihan/tanggal cetak lembar tagihan.

17. Saldo Tarik Tunai
Merupakan sisa batas penarikan tunai yang masih tersedia dan dapat digunakan sampai dengan tanggal tagihan/tanggal cetak.

18. Poin Tersedia
Merupakan jumlah Poin yang dimiliki oleh pemegang kartu atas transaksi pembelanjaan (tidak termasuk penarikan dana tunai dan biaya-biaya), yang dapat ditukarkan dengan hadiah, pembayaran iuran tahunan, diskon belanja, dan sebagainya. Misalnya berbelanja dengan kartu kredit sebesar Rp 1.000.000, maka akan mendapatkan 200 poin (biasanya 1 poin = Rp 5.000)

19. Bunga Pembelanjaan
Merupakan besarnya bunga per bulan yang dibebankan kepada pemegang kartu atas transaksi pembelanjaan apabila pembayaran kurang dari total tagihan, pembayaran diterima oleh bank setelah tanggal jatuh tempo, atau tidak melakukan pembayaran sama sekali, dan bunga dihitung dari tanggal transaksi.

20. Bunga Penarikan Tunai
Besarnya bunga per bulan yang dibebankan kepada pemegang kartu atas transaksi penarikan tunai yang dihitung dari tanggal transaksi.

Lembar tagihan pada contoh gambar diatas adalah lembar tagihan kartu kredit bank mega. Tetapi secara umum untuk lembar tagihan kartu kredit setiap bank memiliki penjelasan dan keterangan yang sama dengan contoh gambar diatas, hanya berbeda tata letaknya saja.

Itulah informasi yang dapat saya berikan mengenai lembar tagihan kartu kredit. Jika Anda ingin mengetahui karakteristik atau ciri-ciri fisik kartu kredit, silakan klik (Karakteristik atau Ciri-ciri Kartu kredit). Atau Anda ingin mengetahui juga mengenai penjelasan tentang kredit pemilikan rumah, silakan klik (KPR).

Semoga artikel ini bermanfaat serta dapat membantu Anda. Terima kasih.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah mengunjungi blog saya, silahkan tinggalkan komentar.